Pages

Friday, 25 December 2009

LISTENING SECTION

In this section of the test, you will have the chance to show how well you understand spoken English. There four part to this section with special direction for each part.
Part I
Question 1and 2
Direction:
For each question you will see five pictures in your test book and you will hear a dialogue followed by question. The dialogue and the question will be spoken two times. They will not be printed in your test book, so you must listen carefully to understand what the speakers say.
When you heard the question look at the pictures in your test book and choose a picture that suits the statement in the dialogue then the answer sheet ,find the number of the question and mark your answer. Look at the sample below.
Tape Script:
Man : Could you tell me what time the meeting will start?
Woman : The meeting will start at 2 p.m
Narrator :
Which picture illustrates the statement? Sample answer a b c d e
Pictures:
A b c d e


Picture ( A) illustrate the dialoque.there for you should choose (a)
1.
1. 2 3 4 5
A. 1 B.2 C.3 D.4 E.5

2.
1. 2. 3. 4. 5.

A.1 B.2 C.3 D.4 E.5
part II
Question 3 to 7
Direction:
In this part of the test you will hear several incomplete dialogue each followed by a question. The incomplete dialogue and the question will be spoken two times. After you hear an incomplete dialogue and the question read the five possible answers in your test book then decide which one would be the best response to complete the dialogue.
2. A. sure I will B. you are welcome C. Ok nice to meet you D. That sound interesting
E. See you some other time
3. A. Please accept my condolence B. I’m proud of you sister C. you must be very upset D. Congratulation E. not at all
4. A. so do I B.I had to watch TV C. Oh, I got upset with her D. that is very kind of you
E. It was very good indeed
5. A. I want to get Job B. Please help me C. It’s just for fun D. Yes, it’s all right E. That’s OK
6. A. English B. With Pleasure C. School library D. student and teacher
E. two cup of coffee please!

PART III Question no 8 – 11
Direction : In this part of the test you will hear several dialogue, they will be spoken two time, After you will hear conversation and the question about, read the five possible answer in your test book and decide which one would be the best answer to the question you have just hear.

7. a. The woman’s father B. the woman C. the man’s father D. the man E. the man and the woman’s father
8. A. pleasure B. Gratitude C. satisfaction D. Uncertainly E. Dissatisfaction
9. A. She feel disappointed B. She feels guilty C. She hates the man D. she feel happy E. she like the man
10. A, He offer help B. He ask for permission
C. He expressed Sympathy D. He refuses invitation
E. He accepts invitation

PART IV Question no 12 – 15.
Direction : In this part of the test you will hear some short text, they will be spoken two time, After you will hear a text and question about it, read the five possible answer and decide which one would be the best answer to the question you have heard.

11. A. Dance Team B. A gamelan Orchestra
C. Traditional costume
D. A gamelan orchestra and dances team
E. A gamelan orchestra and traditional costume
12. A. They are not traditional dances B. they are performed in religious event
C. They are very similar to Balinese dances
D. They are performed at several ceremonies
E. They are less energetic than Balinese dance
13. A. Birth rates B. Social Problem
C. World population D. Population In Indonesia
E., Family planning program
14. A. It has reached not more than 200 million
B. It introduce the family planning program
C. it cause many problem
D, IT grow very slowly
E. It increase rapidly

This is the end of the listening section.


www.adiwarok@ yahoo.com

Tips"Bagaimana meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris"

Pentingnya bahasa Inggris tidak hanya untuk lulus ujian, juga tidak hanya untuk dapat nilai TOEFL 600 ke atas, bahasa Inggris adalah pintu komunikasi untuk bisa berkomunikasi dengan masyarakat internasional.
Mari belajar bahasa Inggris untuk bisa berbahasa, bukan hanya untuk mendapatkan nilai. Caranya sangat mudah dan menyenangkan :

1. Perbanyak membaca buku, artikel, tulisan dalam bahasa Inggris.
Ingat, pertama-tama membaca pasti akan ada banyak kosa kata yang kita tidak kenal. Jangan menyerah. Artikan setiap kata dengan bantuan kamus, dan tulis arti kata tersebut di bawahnya. Percaya pada saya, dalam beberapa minggu, anda pun akan berhenti membuka kamus setiap 2 menit dalam membaca tulisan sejenis.


2. Perhatikan pengucapan kata.
Memang kadang sangat susah mengucapkan suatu kata bahasa Inggris dengan baik, tapi bukan berarti tidak mustahil. Jangan keras kepala dan mengucapkan suatu kata seperti halnya bahasa Indonesia. Logat tidak akan bisa hilang, tapi usahakan untuk memperhatikan pengucapan. Untuk ini yang pertama harus dilakukan adalah menguasai penguasaan abjad, dan kemudian perhatikan phonetik yang sering dicantumkan dalam kamus. Kalau masih juga bingung, bisa lihat di website Oxford English Dictionary . Penjelasan yang mereka berikan sangat jelas dan mudah dimengerti.
3. Perbanyak kosa kata anda.
Langkah pertama akan memperbanyak kosa kata anda secara tidak langsung, tapi tidak ada salahnya mendedikasikan 15 menit setiap hari untuk belajar kosa kata baru. Bisa dengan mengulang kosa kata yang didapat dari bacaan, berusaha mencerna lirik dalam musik, atau berusaha untuk menangkap dialog dalam film kesayangan. Tulis kosa kata yang anda pelajari di sebuah buku tulis khusus. Dengan begitu kosa kata tidak akan hilang dan anda akan menyadari kemajuan yang telah anda dapat. Bagi mereka yang memiliki akses email mudah, ikutilah milis Oxford English Dictionary yang akan mengirimkan satu kata dan artinya setiap hari.
4. Coba menulis dalam bahasa Inggris.
Tidak berarti harus langsung menulis karya sastra. Cukup kalimat-kalimat pendek, dan kemudian disusul dengan paragraph pendek. Lalu coba koreksi sendiri tulisan tersebut. Jangan selalu mengandalkan Word Spelling check, karena fungsi ini tidak bisa diandalkan untuk memeriksa kesalahan grammar.
Kuasailah grammar dasar dan ikuti peraturannya dengan telaten. Tidak perlu terburu-buru menulis kalimat yang panjang dan kompleks. Mulai dengan kalimat pendek dengan kosa kata yang simpel. Dengan berjalannya waktu, penguasaan grammar dengan baik dan timbunan kosa kata di bank memori anda, anda pun akan bisa menghasilkan sebuah cerpen atau blog dalam bahasa Inggris.
5. Cari teman ngobrol dalam bahasa Inggris
Pasti banyak teman anda yang juga sedang berjuang mempelajari bahasa Inggris, kenapa tidak belajar bareng-bareng? Ajak teman anda untuk meluangkan waktu berbicara bahasa Inggris dengan anda, entah sekedar ngegosip, membaca dialog atau cerita, atau berdiskusi. Kalau malu, cari tempat dan waktu dimana anda tidak akan diganggu, taman kota, lorong kampus atau kamar kost.
Kalau enggan, latihan saja sendiri di kamar. Lafalkan kata-kata dalam bahasa Inggris atau baca novel kesayangan dengan lantang. Dengan melantunkan sebuah lagu kita pun jadi gampang mengingatnya. Sama dengan tulisan, dengan melantunkan sebuah puisi, kita pun akan mengingat bait-baitnya dengan lebih mudah.
6. Artikan lagu kesayangan anda.
Setiap orang pasti mempunyai lagu kesayangan. Kalau kebetulan lagu kesayangan anda dalam berbahasa Inggris, kenapa tidak coba diartikan? Akan bisa lebih menghayati lagu tersebut, dan anda pun akan menambah bank kosa kata.
7. Coba menonton film berbahasa Inggris tanpa membaca terjemahan.
Pertama-tama akan membuat pusing kepala, tapi latihan ini sangat penting. Otak anda pun akan terlatih untuk ter-set dalam bahasa Inggris. Bisa berpikir dalam bahasa Inggris akan membantu ketika anda harus mendengarkan, berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris

Panduan Berbahasa Inggris/Tips Mendengar

Mendengarkan adalah ketrampilan performansi. Anda dapat melakukannya dengan baik jika Anda berusaha untuk berbicara banyak. Siswa dalam kelas bahasa asing terkadang mengalami kesulitan mendengarkan dan berbicara karena mereka takut membuat kesalahan. Tidak apa-apa berbuat salah. Santai saja dalam berbicara.
Tips meningkatkan ketrampilan mendengarkan
1. Persering penggunaan lab bahasa, baca latihan di buku, kemudian dengarkan dan baca sekaligus. Kemudian dengarkan tanpa melihat buku. Ucapkan keras-keras/tuliskan yang Anda dengar.
2. Dengarkan saat teman Anda berbicara, fokuskan pada apa yang ia ucapkan, dan jangan khawatir bagaimana nanti Anda berbicara.
3. Jika Anda merasa tegang, santai sejenak dengan mengambil napas dalam-dalam. Jika Anda diminta untuk bicara, berhenti, tenang sejenak, dan beri Anda waktu sebentar untuk merespon.
4. Dengarkan tatkala teman Anda mendikte Anda dan tulis yang Anda dengar. Cek kebenarannya.
5. Untuk latihan, bergabunglah dengan klub bahasa, lihat TV asing, dengarkan radio asing.
(Let prepare youself to reach success UN )

Do you want to know your Learning Actions!

GAYA BELAJAR
Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda. Gaya belajar ini terbentuk dari lingkungan dan kebiasaan kita sehari-hari. Jika kita mengenal gaya belajar kita, maka kita bisa memilih strategi belajar yang efektif, yang disesuaikan dengan gaya belajar kita masing-masing. ”Auditory learners”. Jika kita termasuk orang yang lebih mudah belajar dengan mendengarkan, maka kita memiliki gaya belajar ”auditory.” Jika ini gaya belajar kita, maka kita bisa memperbanyak porsi belajar dengan mendengarkan, misalnya mendengarkan kaset-kaset pelajaran bahasa Inggris, lagu-lagu favorit kita, ataupun berita, pidato dalam bahasa Inggris. Kita juga bisa mendengarkan percakapan-percakapan dalam bahasa Inggris di film-film favorit yang kita tonton di bioskop, televisi, ataupun VCD. Dengarkan ucapan, ungkapan yang digunakan, perhatikan konteks ataupun situasi di mana kata-kata ataupun ungkapan tersebut digunakan. Lakukan hal ini berulang-ulang maka kita akan bertemu dengan ungkapan serupa yang dapat kita latih secara berkala, sehingga kita bisa makin mahir mengucapkan dan menggunakannya. ”Visual learners”. Jika kita termasuk orang yang lebih mudah belajar melalui input visual (gambar, tulisan), maka kita memiliki gaya belajar ”visual”. Banyak sekali strategi yang bisa kita lakukan. Kita bisa membaca artikel-artikel dalam bahasa Inggris yang kita anggap penting, dan menarik di surat kabar, majalah, ataupun internet, untuk kemudian kita coba ceritakan kembali dengan kata-kata yang kita susun sendiri, baik dalam bentuk tulisan ataupun dalam bentuk ucapan. Kita bisa juga membaca dan mempelajari contoh surat, proposal, brosur yang sering kita temui dalam melakukan pekerjaan kita. Untuk mencoba memahami suatu konsep abstrak, kita bisa menggambarkannya dalam bentuk visual: ”flow chart”, tabel, ataupun bentuk-bentuk visual lainnya. ”Kinesthetic learners”. Jika kita lebih suka belajar dengan melakukan sesuatu atau bergerak, maka kita bisa belajar dengan menggunakan komputer (di mana kita harus menekan tombol di keyboard, atau mouse), sehingga kita tidak cepat bosan. Kita bisa juga bergabung dengan perkumpulan-perkumpulan bahasa Inggris (English Club) yang memiliki banyak kegiatan dan permainan yang melibatkan gerakan. Yang juga bisa kita lakukan adalah belajar dengan menulis (menggerakkan tangan untuk menulis), atau mencoba memahami sebuah kata atau ungkapan dengan membayangkan gerakan yang bisa diasosiasikan dengan arti kata-kata tersebut. Setiap orang bisa memiliki lebih dari satu gaya belajar (misalnya auditory dan visual, atau visual dan kinesthetic). Apa pun gaya belajar kita, jika kita sudah mengenalnya, bisa kita cari dan terapkan strategi belajar yang disesuaikan dengan gaya belajar tersebut agar hasilnya bisa lebih efektif.

PRINSIP BELAJAR YANG EFEKTIF PERSIAPAN UN SMA/MA 2010

PRINSIP BELAJAR YANG EFEKTIF
Belajar bahasa Inggris tidak sulit, tetapi juga tidak semudah membalik telapak tangan. Yang penting adalah kemauan dan ketekunan. Pakar pembelajaran Bahasa Inggris, H. Douglas Brown mengemukan lima prinsip belajar bahasa Inggris yang efektif berikut ini. ”Way of life”. Jika kita belajar bahasa Inggris di negeri tempat bahasa tersebut digunakan sebagai Bahasa Ibu, umumnya kita akan lebih cepat menguasai bahasa tersebut karena kita setiap hari dikelilingi oleh bahasa Inggris, dari bangun tidur sampai kembali ke tempat tidur. Hal ini disebabkan karena bahasa Inggris telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Demikian pula yang harus kita lakukan di Indonesia, jika kita ingin belajar bahasa Inggris dengan efektif: kita harus menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian dari kehidupan kita. Artinya, kita harus mencoba menggunakannya setiap hari di mana mungkin. Untuk itu, kita bisa membaca, mendengar, ataupun berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris pada setiap kesempatan yang kita temui atau yang bisa kita ciptakan. Misalnya, kita bisa menyisihkan waktu tiap hari untuk baca satu artikel bahasa Inggris dalam satu hari. Kalau satu artikel belum mampu, satu paragraf atau satu kalimat per hari pun tidak jadi masalah. Kita jadikan kalimat tersebut kalimat kita hari itu, dan kita gunakan kalimat tersebut dalam segala kesempatan yang mungkin ada dalam hari itu. Atau, kita bisa juga meluangkan waktu untuk mendengarkan segala sesuatu dalam bahasa Inggris (lagu, berita, atau kaset-kaset berisi pembicaraan dalam bahasa Inggris) untuk membiasakan telinga kita terhadap bahasa asing tersebut. Yang bisa kita lakukan antara lain adalah mendengarkan kaset-kaset (baik lagu, pidato, presentasi, atau kaset pembelajaran dalam bahasa Inggris) di mobil sepanjang perjalanan dari rumah ke kantor atau sebaliknya. Kita juga bisa mencoba untuk menulis dalam bahasa Inggris (menulis memo, surat pendek, ataupun menulis rencana kerja yang akan kita lakukan selama seminggu atau untuk hari berikutnya). Pada prinsipnya, kelilingi hidup kita dengan bahasa Inggris yang topik-topiknya kita senangi atau kita butuhkan. ”Total commitment”. Untuk menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari hidup kita, kita harus memiliki komitmen untuk melibatkan bahasa Inggris dalam hidup kita secara fisik, secara mental, dan secara emosional. Secara fisik, kita bisa mencoba mendengar, membaca, menulis, dan melatih pengucapan dalam bahasa Inggris, terus-menerus dan berulang-ulang. Secara mental atau intelektual, kita bisa mencoba berpikir dalam bahasa Inggris setiap kali kita menggunakan bahasa Inggris. Misalnya, dalam memahami bahasa Inggris, jangan kata per kata, tapi arti secara keseluruhan. Kita bisa mencoba mengenali beberapa ungkapan dalam bahasa Inggris yang memiliki arti yang kurang lebih sama, misalnya: How’re you?, How’s life?, How’s business? (jangan terpaku pada satu ungkapan saja). Dan, yang paling penting adalah keterlibatan kita secara emosional dengan bahasa Inggris, yaitu kita perlu memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar bahasa Inggris, dan kita perlu mencari ”hal-hal positif” yang bisa kita nikmati, ataupun yang bisa memberikan kita keuntungan jika kita mampu menguasai bahasa Inggris. Hal-hal ini akan memberikan energi yang luar biasa pada kita untuk tetap bersemangat belajar bahasa Inggris. Ketiga aspek (fisik, mental, dan emosional) ini harus kita libatkan secara total dalam proses belajar kita, jika kita ingin belajar bahasa Inggris dengan lebih efektif. ”Trying”. Belajar bahasa adalah seperti belajar naik sepeda atau belajar menyetir mobil. Kita tidak bisa hanya membaca dan memahami ”buku manual” saja, tetapi kita harus mencoba menggunakannya. Pada tahap pembelajaran (tahap percobaan), sangat wajar jika kita melakukan kesalahan. Yang penting adalah mengetahui kesalahan yang kita lakukan dan memperbaikinya di kesempatan yang berikutnya. Akan lebih baik lagi jika pada saat mencoba kita mempunyai guru yang bisa memberitahu kita kesalahan yang kita lakukan. Guru tidak harus guru formal di sekolah atau kursus bahasa Inggris. Guru bisa saja sebuah kaset yang bisa kita dengarkan dan kita bandingkan dengan ucapan kita, sebuah buku pelajaran yang bisa kita baca dan cek jawabannya, atau bisa juga kenalan, ataupun kerabat yang bisa membantu kita jika kita ada masalah atau ada hal-hal yang ingin kita tanyakan. Kita tidak usah malu bertanya, dan tidak usah takut melakukan kesalahan. Dari pertanyaan yang kita ajukan dan dari kesalahan yang kita lakukan, kita bisa belajar banyak. ”Beyond class activities”. Jika kita belajar bahasa Inggris secara formal (di kelas, di kursus), biasanya jam-jam belajarnya terbatas: empat jam seminggu, enam jam seminggu ataupun delapan jam seminggu. Yang pasti jam belajar di kelas ini tentunya sangat terbatas. Agar belajar bisa lebih efektif, kita harus menciptakan kesempatan untuk ”belajar” juga di luar jam-jam belajar di kelas: berdiskusi dengan teman, mengunjungi websites yang menawarkan pembelajaran bahasa Inggris gratis, ataupun berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan teman-teman atau native speakers (baik melalui surat, email, ataupun percakapan langsung). Kita bisa juga mencoba membaca koran, majalah, buku-buku teks, mendengarkan radio, lagu, ataupun menonton acara-acara dan film. Agar proses belajar bisa lebih menarik, pilihlah topik-topik yang sesuai dengan minat kita, kebutuhan kita, ataupun yang berhubungan dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang kita tekuni. ”Strategies”. Jika komitmen, keberanian mencoba, dan menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian hidup telah kita terapkan, langkah selanjutnya adalah menerapkan strategi belajar yang tepat untuk menunjang proses belajar kita. Strategi ini bisa kita kembangkan dan kita sesuaikan dengan kepribadian dan gaya belajar kita masing-masing. Ada yang lebih mudah belajar dengan menggunakan ”cue-cards”, yaitu kartu-kartu kecil yang bertuliskan ungkapan atau kata-kata yang ingin kita kuasai disertai dengan contoh kalimat yang bisa menggunakan kata-kata tersebut. Kartu ini bisa kita bawa kemana pun kita pergi. Kapan pun ada kesempatan (pada saat menunggu taksi, menunggu makan siang disajikan, ataupun pada saat berada dalam kendaran yang sedang terjebak kemacetan), kita bisa mengambil kartu ini dan membacanya serta mencoba melakukan improvisasi dengan kata-kata baru dalam struktur kalimat yang sama. Ada pula orang yang lebih mudah belajar dengan langsung berkomunikasi lisan dengan orang lain atau native speakers. Dari komunikasi ini mereka bertanya, mendengar, dan memperbaiki ucapan dan meningkatkan kosa kata mereka dengan gaya belajar kita.

Belajar bahasa Inggris itu mudah ! English is EASY !

Belajar bahasa Inggris itu mudah
Negosiasi gagal karena salah paham dengan calon mitra asing. Pekerjaan tertunda karena komunikasi yang terbata-bata dengan klien dari negeri seberang. Mengalami kerugian dari kontrak kerja yang tidak sepenuhnya dipahami. Lamaran kerja di sebuah perusahaan asing ditolak karena kemampuan berbahasa Inggris yang kurang. Kesempatan kerja sama dengan perusahaan kelas internasional batal akibat tidak bisa menyediakan tenaga kerja yang bisa berbahasa Inggris. Apakah Anda pernah mengalami salah satu dari kejadian di atas? Anda tidak sendirian. Banyak orang yang mengalami masalah dalam pekerjaan bukan karena tidak ada kemampuan atau kesempatan, melainkan hanya karena kemampuan bahasa Inggris yang kurang. Di dunia usaha yang makin mengglobal, semakin banyak perusahaan lokal Indonesia yang masuk ke pasar dunia, dan semakin banyak perusahaan internasional yang masuk ke pasar lokal, penggunaan bahasa Inggris yang menjadi bahasa ”bisnis” makin dirasakan sebagai suatu keharusan. Masalahnya, jumlah pelaku bisnis di Indonesia yang sudah nyaman menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari dalam bisnis masih terbatas.

Ujian Nasional Bahasa Inggris 2010 dan Upaya Penguasaannya


SEBELUMNYA model ujian nasional (UN) bahasa Inggris hanya Reading Section saja, yaitu siswa mengerjakan soal yang dibaca terlebih dahulu. Sejak pelaksanaan UN 2003 lalu ada paradigma baru, yaitu ditambah Listening Section.Sebuah bagian model pengerjaan soal ujian melalui menyimak lisan (Listening Comprehension) telebih dahulu. Siswa harus menyimak pembicaraan dari tape player mengenai: 1. Pernyataan yang dihubungkan dengan gambar (pictures-statements), 2. Pertanyaan dan jawaban(question and responds), 3. Percakapan singkat (short conversation) dan 4. Pembicaraan singkat .
Ujian yang telah diimplementasikan tahun lalu itu merupakan langkah maju bagi perkembangan pembelajaran bahasa Inggris, sebagai bahasa asing atau bahasa kedua dalam pendidikan di negara kita ini. Model ujian ini adalah modifikasi dari model Test of English International Communication (TOEIC). Sebuah model ujian bahasa Inggris yang bersertifikasi Internasional.
Ujian bahasa Inggris model TOEIC, yang telah dilaksanakan oleh kelompok siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) pada tahun 2002/2003, merupakan kebijakan Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan (Dikmenjur) dalam upaya merealisasikan tujuan kurikulum tahun 1999, yaitu: 1. Untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris yang lebih kontekstual, sebagai media komunikasi di dunia kerja, 2. Menyiapkan mental siswa memasuki pasar kerja internasional, 3. Memberikan umpan balik bagi sekolah dalam perbaikan pembelanjaran bahasa Inggris. Menurut Kepala Balitbang Depdiknas, Bahrul Hayat dalam surat kabar Pikiran Rakyat mengatakan bahwa ujian nasional bahasa Inggris model tersebut, yang akan dilaksanakan pada tahun 2004, wajib diikuti juga oleh peserta ujian nasional untuk kelompok sekolah menengah umum (SMU).
Ujian Nasional Bahasa Inggris sekarang ini harus menguji empat keterampilan berbahasa para siswa, yaitu listening, speaking, reading, dan writing skill. Pada pelaksanaan uji Comprehension dan Speaking Ability boleh jadi membuat mereka merasa cemas dan resah. Terlebih lagi standar nilai kelulusan yang harus mereka peroleh tiap tahun  meningkat. Timbulnya perasaan tersebut memang wajar karena selama ini umumnya mereka belajar bahasa Inggris untuk mengetahui bagaimana bahasa Inggris(how to know English) bukan bagaimana caranya bisa berbahasa Inggris (how to use English). Artinya, siswa mendapat masalah dengan model ujian seperti ini karena mereka terbiasa dengan bentuk pertanyaan tertulis, yang lebih berorientasi pada pengetahuan aturan kebahasaan atau teori.
Pada dasarnya untuk memiliki keterampilan atau kemampuan mengerjakan ujian menyimak dan berbicara sangat bergantung pada kekuatan kosa kata (Words power) yang seorang siswa kuasai. Begitu pula dia harus melakukan praktik atau latihan menyimak dan berbicara dengan rajin atau aktif. Dr. Mortimer menyatakan bahwa "Good listening is an active, complex process that take knowledge of a few basic tenets and lots of practise".(How to speak-How to listen, hal 14).
Menurut para ahli bahasa, orang yang sedang belajar berbahasa Inggris harus sering mendengarkan (active to listen)orang yang berbahasa Inggris. Dia harus melakukannya secara intensif, sehingga dapat memperkuat kosa kata yang pernah tahu atau didengar. Kesempatan itu dia bisa lakukan, seperti mendengarkan pelajaran melalui radio atau kaset. Demikian pula saat dia menonton film atau berita yang berbahasa Inggris di TV. Dia harus konsisten mendengarkan atau melakukan hal tersebut. Aktivitas itu akan menumbuhkan perkembangan yang tidak terasa. Pembicaraan yang semula sulit dimengerti akan semakin menjadi lebih jelas dan bisa dimengerti.
Penulis yakin bahwa seorang siswa tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) memahami ucapan "I don't know/help me/I love you" dsb, ketika dia sedang nonton sebuah film berbahasa Inggris.
Pada umumnya siswa sekolah lanjutan memiliki kendala atau malas untuk aktif berbahasa Inggris (active to speak) karena perasaan malu atau kaku. Perasaan itu mengakibatkan mereka tidak punya semangat (mood) Begitu juga mereka merasa takut melanggar hukum kebahasaan (grammatical rules). Oleh karena itu, berikut ini upaya untuk menghilangkan dua hal yang menghambat pada kelancaran atau penguasaan kompetensi para siswa berbahasa Inggris. Dan upaya kesiapan siswa menghadapi UN.
Pertama, berlatih sambil bercanda (kidding while practicing). Seorang siswa harus memiliki semangat juang melakukan berbahasa Inggris dengan teman atau orang di sekitarnya. Apabila itu sulit dilakukan dia bisa melakukannya dengan cara santai tapi serius atau sambil bercanda.
Kedua, hilangkan rasa bersalah (away of feeling mistaken). Umumnya seorang yang sedang belajar bahasa Inggris sulit berbicara karena takut atau sering ditegur karena melakukan kesalahan secara gramatis.
Ketiga, melakukan perpaduan bahasa (speak in language mixing). Selama seseorang belajar bahasa Inggris, boleh jadi berbicara bahasa Ingris yang berbaur dengan bahasa sendiri (mother tongue). Keempat, berbicara sendiri (speak in loneliness). Ketika sedang santai, berdiam menyendiri seseorang kadang-kadang merenung atau melihat gambar.
Itulah sebagian dari banyak cara agar siswa memiliki kompetensi dan dapat menguasai UN pada 2010 ini. Para siswa akan meraih keberhasilan manakala mereka melaksanakan banyak latihan atau praktik dengan konsisten. ***

Sunday, 20 December 2009

A Personal Message. (our lang lab has been presented)


Can I proud now?
            In early December at Islamic state senior high school Pangkalan Bun has busier, final test, happy birthday anniversary, and complicated many project, one of them is installing language laboratory, so many facilities of Islamic state senior high school Pangkalan Bun has belonged at present.
            The amount we have achieved in the 14th age is unbelievable, the lab language is complete, now man p bun has Language laboratory and we ran another successful in many other.
            So how did we manage it? the answer as always is the team, I ,Mrs syaf and lab computer official who were with me for so many years, I’m grateful to them for all they contributed, and for how well they established the office. This has made it so much easier for us and I to teach and learn anything to improve language’s skill.
            There are dozens of other people I want to thank: the team installer, headmaster, teachers, lab computer official and other without them we would not have made the progress we have done, without their enthusiasm I could not maintain the level of energy I need so a big thank you all around
            This is not just thank for having done things, our program is reflected in the achievement of language student. The achievement still face difficulty in the competition, but today their achievement is a little improves more than years ago. may Good Luck!

Have you known about AL- QUR'AN


The QUR’AN
The Qur’an cannot be compare to the other religious text, for example the Mahabharata and the Ramayana because it is not book of narrative,record hanged for event minutest of ancient peoples although it does contain some stories of prophet and earlier nations It is not “linear” text with a chronological order or a ‘logical” beginning,middle and an end

It is rhythmic prose,epic p[poem and symphony all rolled into one sublime text,the whole text,containing 114 chapter or surrah,with total of 6236 verses,30 zuz the structure of the Qur’an ensure that not single dot of its text can be change simply throws the text out of sync.

Let's study english with me


Hello Student and All English learner…..
Have you understood about Expressing Time? Lets we express them!
 15 minutes = a quarter
 30 minutes = a half
 12.00 = noon
 24.00 = midnight
 A.M = ante meridian = before noon (before 12o’clock)
 P.M = post meridian = after noon

(this writing dedicated to My Moslem Friend)


PRAYER IN ISLAM
Prayer was established in Islam because it helps to keep one from evil. in Islamic usage implies purification of the mind attained by the continuous remembrance of god .it also achieves the unification of all Moslem who gather five time daily in the mosque. This strengthens social relations, diminishes social differences and established the principle of equality. Women were also required to join the congregation, although they should form a separate row by themselves.